Mengenal Commerial Court dan Victorian Civil and Adiministrative Tribunal (VCAT)

Catatan Hari Ketiga Kunjungan Ke FCA

Hakim Agung Syamsul Ma'arif Berdiskusi dengan Judge Michale Sifris

Melbourne, PembaruanPeradilan.net

Memasuki hari ketiga kunjungan kerja Delegasi Mahkamah Agung RI ke berkesempatan untuk mengunjungi Supreme Court Negara Bagian Victoria tanggal 25 November 2016 dan dalam kunjungan tersebut delegasi berkesempatan bertemu dengan Justice Michael Sifris, Julian Hetyey – Judicial Registrar of the Commercial Court of the Supreme Court of Victoria dan Victoria Hurley – Deputy Registrar of the Commercial Court . Selain itu, pada hari yang sama di tempat lain, delegasi juga berkesempatan untuk berdiskusi dengan the President of the Victorian Civil and Adminitrative Tribunal, Justice Greg Garde.

Juridiksi the Supreme Court of Victoria dalam Perkara Insolvensi

Jika menurut pengertian kita di tanah air, Supreme Court atau Mahkamah Agung adalah “peradilan” level paling tinggi setelah tingkat pertama dan banding yakni kasasi, yang bertindak sebagai Judex Juris yang memeriksa ada tidaknya kesalahan dalam penerapan hukum yang dilakukan oleh Judex Facti sekaligus memeriksa ada tidaknya kekhilafan dan/atau kekeliruan yang nyata dilakukan oleh hakim dalam semua perkara baik pidana maupun perdata umum ataupun khusus.

Namun Supreme Court of Victoria dalam perkara insolvensi adalah merupakan peradilan tingkat pertama dan perkara insolvensi/kepailitan di sini hanyalah merupakan salah satu perkara yang diperiksanya dan masih ada perkara-perkara komersial lainnya seperti sengketa akan hak atas kekayaan intelektual, masalah perpajakan, hukum perusahaan dan lainnya. Jika tidak menerima putusan Supreme Court maka akan tersedia banding ke majelis penuh, dan banding akhir ke High Court of Australia.

Pembentukan divisi Commercial Court pada the Supreme Court of Victoria baru sekitar dua tahun yang lalu (tahun 2014), sekitar bersamaan dengan dibentuknya Internasional Commercial Court di Singapura. Dasar pemikiran pembentukan Commercial Court ini adalah menimbang bahwa permohonan terkait sengketa bisnis yang semakin meningkat sehingga dibentuklah divisi dimaksud dan saat ini, the Commercial Court pada the Supreme Court of Victoria memiliki 12 (dua belas) orang hakim dan 8 (delapan) orang staf. Saat ini Commercial Court memiliki yurisdiksi terhadap sengketa-sengketa terkait Perusahaan, Asuransi, teknologi-konstruksi dan Enjineering, HKI, Arbitrase, Admiralty (Kelautan), dan Pajak.

Hakim Agung Syamsul Ma'arif Berdiskusi dengan Judge Michale Sifris
Hakim Agung Syamsul Ma’arif Berdiskusi dengan Judge Michale Sifris

Judge Michael Sifris mengatakan bahwa The Commercial Court pada the Supreme Court of Victoria mempunyai 5 kelebihan dibandingkan dengan lainnya yaitu

  1. Adanya manajemen perkara yang modern
  2. Hakim-hakim yang terspesialisasi dan majelis-majelis spesialis
  3. Dukungan spesialis, Associate Judges, Panitera, Kepaniteraan dan stf administrasi yang memungkinkan Supreme COurt untuk menangani perkara secara cepat.
  4. Pengembangan Teknologi Informasi
  5. Peraturan yang dibuat untuk membuat penyelesaian sengketa yang ringan biaya dan ekonomis.

Hakim pada Commercial Court  tidak akan menetapkan hari sidang jika tidak terlebih dahulu memerintahkan kedua pihak melakukan mediasi dan ada penetapan penunjukan seorang mediator. Hal tersebut berbeda dengan kita, dalam hal perkara kepailitan tidak mengenal adanya mediasi karena menurut undang-undang kita, perkara kepailitan bukanlah perkara perdata biasa/umum melainkan perkara khusus yang harus cepat penyelesaiannya sedangkan jika masih memerlukan mediasi, tentu akan memerlukan waktu.

Penanganan perkara dilakukan secara tailor made, disesuaikan dengan kebutuhan setiap perkara-perkara, dan tidak ada pendekatan generalis, karena prinsipnya tidak ada solusi one size fits all, sehingga setiap perkara perlu diperlakukan sesuai sifatnya.

Hal menarik lainnya, Commercial Court  pada the Supreme Court of Victoria mengenal istilah Hakim Piket yakni adakala pihak kreditur mengajukan permohonan mendesak (urgent application), misalnya pada saat menjelang libur panjang, tiba-tiba kreditur memperoleh informasi bahwa tanpa setahu kreditur, pihak debitur akan menjual mobil atau rumahnya padahal mobil atau rumah tersebut merupakan jaminan utangnya, maka kreditur dapat mengajukan urgent application yang memohon hakim melakukan sidang mendesak sebelum persidangan utamanya guna menjatuhkan suatu putusan/penetapan agar debitur tidak menjual barangnya tersebut.

Menarik untuk diperhatikan, bahwa sistem pembagian perkara dilakukan secara nominasi volunter. Artinya setiap hakim secara rutin akan bertemu dengan para panitera, dimana pantiera akan membuat summary terhadap berkas yang masuk, lalu dalam rapat tersebut hakim setelah membaca summary tersebut mengajukan diri secara sukarela untuk mengambil perkara tertentu, dengan mempertimbangkan keahlian yang dimilikinya.

Mengenal lebih dekat VCAT (Victorian Civil and Administrative Tribunal)

VCAT merupakan salah satu penyelesaian sengketa administratif (tribunal) di Negara Bagian Victoria dengan slogannya “Fair, Efficient Justice for All Victorians”, yang pada kenyataan diterapkan secara konsekuen.

VCAT memiliki kewenangan yang berhimpit dengan pengadilan, dan hanya memfokuskan diri kepada penyelesaian sengketa yang sederhana, dan memiliki nilai kecil. Setahunnya Tribunal VCAT menerima tidak kurang dari 87,000 perkara, dan 2000 perkara setiap minggu nya. VCAT memiliki 237 Anggota/Hakim/Pengambil Keputusan dan 15 orag Hakim serta Advokat serta ahli dari berbagai sektor, seperti perencana tata kota, arsitek, insiyur spesialis, praktisi medis, dan profesi-profesi lainnya. VCAT memiliki tidak kurang dari 200 staf dan memiliki kantor di 66 lokasi. Presiden VCAT dijabat ex officio oleh Hakim Supreme Court Victoria, dan mengakibatkan adanya sedikit sifat kuasi yudisial dalam pelaksanaan fungsinya.

VCAT memang dibentuk oleh pemerintah negara bagian Victoria sebagai alternatif dari proses peradilan yang mahal, lama dan berbelit-belit, dengan menyediakan mekanisme yang sederhana, murah dan dilaksanakan oleh orang-orang yang memang ahli di bidangnya, memfasilitasi pihak-pihak yang 90% biasanya tidak didampingi penasihat hukum dalam mengajukan gugatannya yang nilainya kecil berkisar AUD 1.000 dan semua sengketa perdata tak terkecuali sengketa hutang diperiksa oleh VCAT seperti sengketa konsumen atau perbuatan seseorang yang bertetangga yang lalai mematikan kran air rumahnya dan membanjiri halaman rumah samping atau kamar bawahnya yang merugikan pihak lainnya, dapat diajukan gugatan melalui VCAT.

VCAT bersidang dengan tiga orang dipimpin seorang members yang seorang hakim atau bisa juga seorang panitera dimana members adalah orang-orang yang ditunjuk berdasarkan keahliannya masing-masing, kasus yang diperiksa merupakan kasu-kasus yang ditemukan sehari-hari, seperti sengketa kerusakan karena kelalaian mematikan kran air di lantai atas yang kemudian tumpah dan membasahi apartemen di bawahnya, akan diperiksa oleh anggota member yang ahli di bidang bangunan gedung atau ahli dalam bidang tata kelola pengairan yang akan memeriksa apakah perbuatan/kelalaian tersebut memang kesalahan tergugat atau kesalahan penggugat sendiri yang tidak menyediakan saluran air atau tata letak bangunan yang tidak sesuai dengan tata letak peruntukan suatu bangunan gedung atau sebab-sebab lain yang tentu ahli yang bisa menilainya.

Anggota dari members memiliki keahlian masing-masing, bisa dokter, arsitek, ahli obat obatan, ahli bangunan, yang pada pokoknya orang-orang yang memiliki keahlian khusus dan ditunjuk untuk masa jabatan selama 7 (tujuh) tahun.

Members bersidang tidak dengan menggunakan wig, atau jubah, dilakukan secara informal dan tidak terikat dengan aturan-aturan pembuktian namun putusan/penetapan tribunal harus ditaati oleh para pihak, jika tidak ditaati maka sudah merupakan penghinaan terhadap tribunal dan bisa dikenakan upaya paksa. Putusan dijatuhkan pada hari yang sama saat kedua pihak hadir tapi jika ada pihak yang tidak hadir maka dengan alasan-alasan yang baik, persidangan dapat ditunda dan putusan dari VCAT dapat diajukan banding.

Hal yang sama dilakukan oleh VCAT yakni program mediasi bagi pihak-pihak yang sedang bersengketa dimana mediasi dilakukan dalam waktu satu hari selesai jika tidak tercapai, lanjut sidang dan telah pula disediakan mediator yang terlatih di bidangnya.

Kesimpulan

Menarik untuk melihat bagaimana pemerintah negara bagian Victoria menyediakan alternatif terhadap proses dalam memberikan keadilan bagi masyarakat. Dengan tetap mempertahankan sistem peradilan, Pemerintah Negara Bagian Victoria mencoba menjamin hak-hak masyarakat dengan menyediakan proses yang lebih sederhana, dan murah, namun tetap menyediakan kaitan ke peradilan dengan menempatkan seorang Hakim Supreme Court sebagai Ketua VCAT.

Mencermati dua sistem litigasi di atas, pada dasarnya keduanya mengutamakan kepentingan para pihak yang sedang bersengketa seperti kemudahan beracara, pemeriksaan yang tidak berlarut-larut, dilakukan oleh ahli di bidangnya sehingga harapannya para pihak akan mudah mengikuti jalannya alur persidangan yang tidak rumit dan putusan yang diajtuhkan memang sesuai dengan aturan hukum dan fakta-faktanya karena telah diperiksa oleh ahli di bidangnya dan memang sudah saat kita menyadari bahwa tidak semua orang ahli di semua hal dan pasti akan membutuhkan yang ahli, tidak cukup didatangkan saksi ahli yang keterangannya tidak mengikat hakim dan tentu berbeda dengan jika ahli yang bersangkutan yang memeriksa sendiri perkara a quo.

Oleh Hari Widya Pramono, S.H., M.H.
*) Asisten Hakim Agung

Be the first to comment

Tinggalkan Komentar