40 Pengadilan Menerima Pembekalan Pengirman E-Document

Guna Pastikan Kelancaran SEMA No.1 Tahun 2014, 40 Pengadilan Menerima Pembekalan Pengirman E-Document

Jakarta, PembaruanPeradilan.net

Pemanfaatan dokumen elektronik untuk penyelesaian perkara dewasa ini telah meningkat. Sebagaimana diuraikan dengan jelas dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 bahwa dokumen elektronik  dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan kebijakan Ketua Mahkamah Agung yang tertuang dalam SK Nomor 119/KMA/SK/VII/2013 tentang Penetapan Hari Musyawarah Ucapan pada Mahkamah Agung.

2014616194825 (1)Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap implementasi Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014, Kepaniteraan Mahkamah Agung kembali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan. “Dan juga untuk terus meningkatkan jumlah pengadilan yang mengirimkan dokumen elektronik ke MA melalui Direktori Putusan,” jelas Sekretaris Kepaniteraan MA Pujiono Akhmadi dalam pengarahan pembukaan kegiatan dalam kapasitasnya mewakili Panitera MA di Tangerang, Senin (16/6) malam.

Sebagai bagian dari implementasi proses penataan proses beperkara di Mahkamah Agung (Business Process Reengineering) yang digulirkan sejak 2012, Mahkamah Agung kembali mengadakan pembekalan untuk memperkuat pelaksanaan E-Filing bagi perkara Kasasi/Peninjauan Kembali bagi 40 pengadilan tingkat pertama dari berbagai daerah. Pembekalan ini dilakukan di Hotel Mercure Tangerang tanggal 16-18 Juni 2014 dalam rangka sosialisasi Surat Keputusan Panitera Mahkamah Agung RI nomor 821 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan SEMA Nomor 1 Tahun 2014. Sebagaimana diketahui SEMA No.1 Tahun 2014 merupakan kebijakan penyempurna dari SEMA No.14 Tahun 2010.

Ke 40 pengadilan tersebut adalah pengadilan tingkat pertama yang terdiri dari 16 pengadilan umum, 16 pengadilan agama, 4 pengadilan TUN dan 4 pengadilan Militer berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Ke 40 pengadilan tersebut dipilih karena kontribusinya yang tinggi terhadap komunikasi data, sehingga dipilih untuk diprioritaskan untuk menerima informasi terkini dari peraturan SEMA

Secara umum SEMA 1/2014 disahkan untuk mendukung implementasi SK KMA Nomor 119 KMA/SK/VII/2013 tentang Penetapan Hari Musyawarah dan Ucapan pada Mahkamah Agung Republik Indonesia yang mempersyaratkan adanya suatu solusi pembacaan berbasis elektronik untuk memastikan terlaksananya pembacaan berkas secara serentak di antara anggota majelis. Dengan adanya pembacaan serentak, maka diperlukan solusi penggandaan berkas yang efektif dan efisien. Kebijakan e-filing memastikan bahwa kebutuhan penggandaan dan distribusi berkas ini dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien di mana proses penyiapan dokumen elektronik sudah dilakukan sejak awal yaitu di pengadilan tingkat pertama.

Bagian dari Business Process Reengineering

Dalam sambutannya Sekretaris Kepaniteraan Mahkamah Agung RI bapak Pujiono Akhmadi, SH, MH menyambut baik pelaksanaan pembinaan ini dan menyatakan bahwa dalam era modern dewasa ini kesiapan pengadilan tingkat pertama dalam mendukung inisiatif pembaruan di Mahkamah Agung merupakan hal yang sangat penting, mengingat struktur satu atap yang saat ini berjalan, yang mengisyaratkan bahwa pengadilan adalah bagian tidak terpisahkan dari Mahkamah Agung.

Selain itu Koordinator Tim Asistensi Pembaruan Peradilan Mahkamah Agung RI, Aria Suyudi, SH. LLM dalam materi yang dibawakannya mengemukakan bahwa E-Filing merupakan salah satu bagian penting dalam keseluruhan inisiatif pembaruan peradilan yang telah berjalan sejak bertahun-tahun. Aria mengingatkan bahwa semua orang yang hadir akan berkontribusi besar terhadap keberlanjutan pembaruan yang dirintis sejak lama, yang apabila tidak dirawat dan dibina tentunya akan mati suri.

Dibutuhkan Komitmen

Pembekalan ini dilaksanakan oleh Tim Pembaruan Peradilan- Kepaniteraan Mahkamah Agung dengan didukung oleh Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) sebagai bagian dukugnan terhadap inisiatif Business Process Reengineering di Kepantieraan Mahkamah Agung RI. Sejak tahun 2012 tim BPR telah dibentuk dan bekerja menyusun berbagai rekomendasi penyempurnaan penanganan perkara dengan tujuan meningkatkan kinerja pengadilan untuk mencapai kepercayaan dan keyakinan publik.

Pelatihan berjalan sangat lancar, dimana peserta sangat antusias dalam mengikuti acara yang difasilitasi oleh Tim Kepaniteraan ini. Dengan sangat atentif, peserta mengikuti pengarahan yang diberikan oleh Tim Fasilitator, dan terus mengikuti jalannya pelatihan sampai acara selesai menjelang tengah malam. Dalam pelatihan kemarin juga berhasil diunggah sejumlah 384 putusan pengadilan kedalam sistem komunikasi data. (*)

[as]

2014616194800(1)

 

Be the first to comment

Tinggalkan Komentar