Pelayanan Publik Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa

Suasana Bimbingan Teknis Humas di Surabaya (14/6)

Suasana Bimbingan Teknis Humas di Surabaya (14/6)

Surabaya, PembaruanPeradilan.net –  Komitmen terhadap pelayanan publik terkadang memang sulit untuk diimplementasikan, namun warga peradilan harus dapat memberikan pelayanan dengan sangat baik kepada para pencari keadilan. Komitmen ini khususnya harus dilaksanakan oleh petugas informasi yang menjadi first impression dari sebuah instansi.

“Petugas informasi tidak hanya cakap tetapi juga harus dibekali pelatihan sehingga dapat memberikan kesan yang baik kepada masyarakat,”  terang Hakim Agung Syamsul Maarif dalam kegiatan Bimbingan Teknis Kehumasan pada 4 (empat) Lingkungan Peradilan Untuk Wilayah Propinsi Jawa Timur di Surabaya pada Selasa (15/5) pagi.

Kondisi informasi peradilan yang kini sudah dapat di akses melalui website, papan informasi yang tersedia di pengadilan, dan juga melalui permohonan langsung yaitu prosedur biasa dan prosedur khusus.

Sedangkan Emilia Bassar, S.Sos., M. Si selaku Narasumber kedua, menjelaskan bahwa kunci sukses menjadi humas adalah komunikasi. Seorang Humas harus mengetahui bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

“Seorang humas harus bisa menjadi corong dari instansinya baik di Peradilan maupun di Mahkamah Agung,” jelasnya.

Bimbingan Tekhnis Kehumasan diikuti oleh para hakim dari 4 lingkungan peradilan yang berjumlah 78 peserta dan dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab seputar Pelayanan Publik dan Hakim Sebagai Humas dan Juru Bicara.(*)

Sumber : Mahkamah Agung