Uji Petik RB di Pengadilan

Pertemuan Tim QA RB dengan Pimpinan dan Staf PT Manado

Jakarta, PembaruanPeradilan.net – Pada tanggal 11 April 2012, Sekretaris Mahkamah Agung RI mengeluarkan Surat Nomor 182-1/SEK/KU.01/4/2012 mengenai Pelaksanaan Uji Petik Tim QA Reformasi Birokrasi Nasional. Pada intinya surat tersebut berisi akan dilaksanakannya uji petik reformasi birokrasi oleh Tim Quality Assurance RB Nasional di pengadilan-pengadilan yang ada pada 8 ibu kota propinsi.

Agenda uji petik tersebut dilaksanakan pada 16-20 April 2012 di kota Medan, Pekanbaru, Jambi, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Manado dan Samarinda.

Secara umum dalam uji petik terlihat kesiapan Satker-satker pengadilan terhadap proses evaluasi. Hal ini ditandai dengan kesiapan dokumen-dokumen yang menjadi prasyarat evaluasi, seperti misalnya standard operational procedure (SOP) pengadilan, analisis beban kerja termasuk pula buku catatan kinerja (working timsheet), bahkan ada pula satker yang menyiapkan penghargaan terkait role model, integritas, produktivitas dan sebagainya.

Ketua PT TUN Medan memperagakan layar informasi kepada Tim QA RB

Tim QA RB melaksanakan evaluasi dengan metode penyebaran kuesioner dan wawancara langsung terhadap aparat pengadilan serta pemantauan langsung. Dalam sesi pemantauan langsung Tim QA RB dapat dengan jelas melihat perkembangan di pengadilan yang telah memiliki beberapa fasilitas terkait manajemen perubahan dan area lain dalam reformasi birokrasi. Misalnya meja informasi, ruang posbakum, layar/papan jadwal sidang, informasi prosedur perkara dan biaya perkara serta informasi perkara.

Walaupun demikian terdapat beberapa catatan kritis mengenai temuan dari Tim QA RB Nasional tersebut. Beberapa hal tersebut adalah hal-hal menyangkut Peta Resiko, Manajemen Resiko serta Area Kritis yang belum dimiliki oleh satker-satker yang dilaksanakan uji petik. Selain itu, ketidaksiapan terkait Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan menjadi catatan tersendiri bagi Tim QA RB.(*)